Kenapa mendaki gunung?
Mendaki gunung seperti kegiatan petualangan lainnya merupakan sebuah
aktivitas olahraga berat. Kegiatan itu memerlukan kondisi kebugaran
pendaki yang prima. Bedanya dengan olahraga yang lain, mendaki gunung
dilakukan di tengah alam terbuka yang liar, sebuah lingkungan yang
sesungguhnya bukan habitat manusia, apalagi anak kota.
Pendaki yang baik sadar adanya bahaya yang bakal menghadang dalam
aktivitasnya yang diistilahkan dengan bahaya obyektif dan bahaya
subyektif. Bahaya obyektif adalah bahaya yang datang dari sifat-sifat
alam itu sendiri. Misalnya saja gunung memiliki suhu udara yang lebih
dingin ditambah angin yang membekukan, adanya hujan tanpa tempat
berteduh, kecuraman permukaan yang dapat menyebabkan orang tergelincir
sekaligus berisiko jatuhnya batu-batuan, dan malam yang gelap pekat.
Sifat bahaya tersebut tidak dapat diubah manusia.
Hanya saja,
sering kali pendaki pemula menganggap mendaki gunung sebagai rekreasi
biasa. Apalagi untuk gunung-gunung populer dan “mudah” didaki, seperti
Gede, Pangrango atau Salak. Akibatnya, mereka lalai dengan persiapan
fisik maupun perlengkapan pendakian. Tidak jarang di antara tubuh mereka
hanya berlapiskan kaus oblong dengan bekal biskuit atau air ala
kadarnya.
Meski tidak dapat diubah, sebenarnya pendaki dapat
mengurangi dampak negatifnya. Misalnya dengan membawa baju hangat dan
jaket tebal untuk melindungi diri dari dinginnya udara. Membawa tenda
untuk melindungi diri dari hujan bila berkemah, membawa lampu senter,
dan sebagainya.
Sementara bahaya subyektif datangnya dari diri
orang itu sendiri, yaitu seberapa siap dia dapat mendaki gunung. Apakah
dia cukup sehat, cukup kuat, pengetahuannya tentang peta kompas memadai
(karena tidak ada rambu-rambu lalu lintas di gunung), dan sebagainya.
Sebagai gambaran, Badan SAR Nasional mendata bahwa dari bulan Januari
1998 sampai dengan April 2001 tercatat 47 korban pendakian gunung di
Indonesia yang terdiri dari 10 orang meninggal, 8 orang hilang, 29 orang
selamat, 2 orang luka berat dan 1 orang luka ringan, dari seluruh
pendakian yang tercatat (Badan SAR Nasional, 2001)
Data lain,
sejak tahun 1969 sampai 2001, gunung Gede dan Pangrango di Jawa Barat
telah memakan korban jiwa sebanyak 34 orang. Selanjutnya, dari 4000
orang yang berusaha mendaki puncak Everest sebagai puncak gunung
tertinggi di dunia, hanya 400 orang yang berhasil mencapai puncak dan
sekitar 100 orang meninggal. Rata-rata kecelakaan yang terjadi pada
pendakian dibawah 8000 m telah tercatat sebanyak 25% pada setiap periode
pendakian.
Kedua bahaya itu dapat jauh dikurangi dengan
persiapan. Persiapan umum yang harus dimiliki seorang pendaki sebelum
mulai naik gunung antara lain:
1. Membawa alat navigasi berupa
peta lokasi pendakian, peta, altimeter [Alat pengukur ketinggian suatu
tempat dari permukaan laut], atau kompas. Untuk itu, seorang pendaki
harus paham bagaimana membaca peta dan melakukan orientasi. Jangan
sekali-sekali mendaki bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman
mendaki dan berpengetahuan mendalam tentang navigasi.
2. Pastikan kondisi tubuh sehat dan kuat. Berolahragalah seperti lari atau berenang secara rutin sebelum mendaki.
3. Bawalah peralatan pendakian yang sesuai. Misalnya jaket anti air
atau ponco, pisahkan pakaian untuk berkemah yang selalu harus kering
dengan baju perjalanan, sepatu karet atau boot (jangan bersendal),
senter dan baterai secukupnya, tenda, kantung tidur, matras.
4.
Hitunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik. Berapa
banyak harus membawa beras, bahan bakar, lauk pauk, dan piring serta
gelas. Bawalah wadah air yang harus selalu terisi sepanjang perjalanan.
5. Bawalah peralatan medis, seperti obat merah, perban, dan obat-obat khusus bagi penderita penyakit tertentu.
6. Jangan malu untuk belajar dan berdiskusi dengan kelompok pencinta
alam yang kini telah tersebar di sekolah menengah atau
universitas-universitas.
7. Ukurlah kemampuan diri. Bila tidak sanggup meneruskan perjalanan, jangan ragu untuk kembali pulang.
Memang, mendaki gunung memiliki unsur petualangan. Petualangan adalah
sebagai satu bentuk pikiran yang mulai dengan perasaan tidak pasti
mengenai hasil perjalanan dan selalu berakhir dengan perasaan puas
karena suksesnya perjalanan tersebut. Perasaan yang muncul saat
bertualang adalah rasa takut menghadapi bahaya secara fisik atau
psikologis. Tanpa adanya rasa takut maka tidak ada petualangan karena
tidak ada pula tantangan.
Risiko mendaki gunung yang tinggi,
tidak menghalangi para pendaki untuk tetap melanjutan pendakian, karena
Zuckerma menyatakan bahwa para pendaki gunung memiliki kecenderungan
sensation seeking [pemburuan sensasi] tinggi. Para sensation seeker
menganggap dan menerima risiko sebagai nilai atau harga dari sesuatu
yang didapatkan dari sensasi atau pengalaman itu sendiri.
Pengalaman-pengalaman yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan
tersebut membentuk self-esteem [kebanggaan /kepercayaan diri].
Pengalaman-pengalaman ini selanjutnya menimbulkan perasaan individu
tentang dirinya, baik perasaan positif maupun perasaan negatif.
Perjalanan pendakian yang dilakukan oleh para pendaki menghasilkan
pengalaman, yaitu pengalaman keberhasilan dan sukses mendaki gunung,
atau gagal mendaki gunung. Kesuksesan yang merupakan faktor penunjang
tinggi rendahnya self-esteem, merupakan bagian dari pengalaman para
pendaki dalam mendaki gunung.
Fenomena yang terjadi adalah
apakah mendaki gunung bagi para pendaki merupakan sensation seeking
untuk meningkatkan self-esteem mereka? Selanjutnya, sensation seeking
bagi para pendaki gunung kemungkinan memiliki hubungan dengan
self-esteem pendaki tersebut. Karena pengalaman yang dialami para
pendaki dalam pendakian dapat berupa keberhasilan maupun kegagalan.
Persiapan mendaki gunung.
Persiapan umum untuk mendaki gunung antara lain kesiapan mental, fisik, etika, pengetahuan dan ketrampilan.
1. Kesiapan mental.
Mental amat berpengaruh, karena jika mentalnya sedang fit, maka fisik pun akan fit, tetapi bisa saja terjadi sebaliknya.
2. Kesiapan fisik.
Beberapa latihan fisik yang perlu kita lakukan, misalnya : Stretching
/perenggangan [sebelum dan sesudah melakukan aktifitas olahraga,
lakukanlah perenggangan, agar tubuh kita dapat terlatih kelenturannya].
Jogging (lari pelan-pelan) Lama waktu dan jarak sesuai dengan kemampuan
kita, tetapi waktu, jarak dan kecepatan selalu kita tambah dari waktu
sebelumnya. Latihan lainnya bisa saja sit-up, push-up dan pull-up
Lakukan sesuai kemampuan kita dan tambahlah porsinya melebihi porsi
sebelumnya.
3. Kesiapan administrasi.
Mempersiapkan seluruh prosedur yang dibutuhkan untuk perijinan memasuki kawasan yang akan dituju.
4. Kesiapan pengetahuan dan ketrampilan.
Pengetahuan untuk dapat hidup di alam bebas. Kemampuan minimal yang
perlu bagi pendaki adalah pengetahuan tentang navigasi darat, survival
serta EMC [emergency medical care] praktis.
Perencanan pendakian.
Hal pertama yang ahrus dilakukan adalah mencari informasi. Untuk
mendapatkan data-data kita dapat memperoleh dari literatur- literatur
yang berupa buku-buku atau artikel-artikel yang kita butuhkan atau dari
orang-orang yang pernah melakukan pendakian pada objek yang akan kita
tuju. Tidak salah juga bila meminta informasi dari penduduk setempat
atau siapa saja yang mengerti tentang gambaran medan lokasi yang akan
kita daki.
Selanjutnya buatlah ROP (Rencana Operasi
Perjalanan). Buatlah perencanaan secara detail dan rinci, yang berisi
tentang daerah mana yang dituju, berapa lama kegiatan berlangsung,
perlengkapan apa saja yang dibutuhkan, makanan yang perlu dibawa,
perkiraan biaya perjalanan, bagaimana mencapai daerah tersebut, serta
prosedur pengurusan ijin mendaki di daerah tersebut. Lalu buatlah ROP
secara teliti dan sedetail mungkin, mulai dari rincian waktu sebelum
kegiatan sampai dengan setelah kegiatan. Aturlah pembagian job dengan
anggota pendaki yang lain (satu kelompok), tentukan kapan waktu makan,
kapan harus istirahat, dan sebagainya.
Intinya dalam perencanaan pendakian, hendaknya memperhatikan :
■ Mengenali kemampuan diri dalam tim dalam menghadapi medan.
■ Mempelajari medan yang akan ditempuh.
■ Teliti rencana pendakian dan rute yang akan ditempuh secermat mungkin.
■ Pikirkan waktu yang digunakan dalam pendakian.
■ Periksa segala perlengkapan yang akan dibawa.
Perlengkapan dasar perjalanan
■ Perlengkapan jalan : sepatu, kaos kaki, celana, ikat pinggang, baju, topi, jas hujan, dll.
■ Perlengkapan tidur : sleeping bag, tenda, matras dll.
■ Perlengkapan masak dan makan: kompor, sendok, makanan, korek dll.
■ Perlengkapan pribadi : jarum , benang, obat pribadi, sikat, toilet paper / tissu, dll.
■ Ransel / carrier.
Perlengkapan pembantu
■ Kompas, senter, pisau pinggang, golok tebas, Obat-obatan.
■ Peta, busur derajat, douglass protector, pengaris, pensil dll.
■ Alat komunikasi (Handy talky), survival kit, GPS [kalo ada]
■ Jam tangan.
Packing atau menyusun perlengkapan kedalam ransel.
■ Kelompokkan barang barang sesuai dengan jenis jenisnya.
■ Masukkan dalam kantong plastik.
■ Letakkan barang barang yang ringan dan jarang penggunananya (mis : Perlengkapan tidur) pada yang paling dalam.
■ Barang barang yang sering digunakan dan vital letakkan sedekat mungkin dengan tubuh dan mudah diambil.
■ Tempatkan barang barang yang lebih berat setinggi dan sedekat mungkin dengan badan / punggung.
■ Buat Checklist barang barang tersebut.
SURVIVAL.
Survival berasal dari kata survive yang berarti mampu mempertahankan
diri dari keadaan tertentu. Dalam hal ini mampu mempertahankan diri dari
keadaan yang buruk dan kritis. Sedangkan Survivor adalah orang yang
sedang mempertahankan diri dari keadaan yang buruk.
Survival adalah keadaan dimana diperlukan perjuangan untuk bertahan
hidup. Survival merupakan kehidupan dengan waktu mendesak untuk
melakukan improvisasi yang memungkinkan. Kuncinya adalah menggunakan
otak untuk improvisasi.
Statistik membuktikan hampir semua
situasi survival mempunyai batasan waktu yang singkat hanya 3 hari atau
72 jam bagi orang hilang, dan yang mampu bertahan cukup lama tercatat
sangat sedikit sekitar 5 persen itupun karena pengetahuan dan
pengalamannya.
Dalam situasi survival janganlah tergesa-gesa
menentukan prioritas survival karena dapat berakibat salah, gagasan kaku
yang tidak boleh ditawar-tawar juga akan berakibat fatal. Ketepatan
memutuskan dengan didukung pengalaman dan hasil diskusi dapat
menguntungkan karena situasi darurat perlu pertimbangan dan sikap tegas
dalam mencapai tujuan akhir.
Dalam keadaan survival diperlukan
pengetahuan terhadap kondisi dan kebutuhan tubuh, bukan mutlak mengerti
secara fisik tetapi memahami reaksi atau dampak akibat pengaruh
lingkungan. menggunakan pengetahuan dalam usaha mengatur diri saat
keadaan darurat adalah kunci dari survival. Pengaturan disini adalah
memelihara ketrampilan dan kemampuan untuk mengontrol sumber daya
didalam diri dan kemampuan memecahkan persoalan, bila pengaturan keliru,
tidak hanya badan terganggu akan tetapi dapat langsung berdampak
terhadap kemampuan untuk tetap hidup. Memahami jenis kebutuhan hidup
yang menjadi prioritas sangat menguntungkan didalam situasi survival.
Dalam kondisi survival tantangan yang sangat dominan adalah sikap
mental atau psikologis untuk mencari kebutuhan tubuh dan untuk
memperolehnya dibutuhkan gagasan-gagasan dengan dasar pertimbangan dari
pengalaman atau pendidikan yang pernah diikutinya, pengalaman hidup
dengan resiko tinggi dan aktivitas menantang terbukti dapat membuat
orang belajar untuk berbuat yang lebih baik dan melakukan adaptasi
efektif.
Berikut adalah contoh susunan prioritas dalam keadaan survival :
1. Tentunya yang paling utama adalah udara. bernafas dilakukan setiap
detik untuk bertahan hidup oleh karena itu udara mendapat prioritas
utama untuk bertahan hidup. survival tanpa udara umumnya hanya bertahan
selama 3 sampai 5 menit.
2. Selanjutnya dibutuhkan perlin-
dungan, dari cuaca buruk dan keganasan alam. sejak keberadaannya manusia
dibatasi lingkungannya sendiri mulai dari temperatur yang sangat
berpengaruh pada tubuh. Untuk itu diperlukan sesuatu yang dapat
melindunginya contohnya api yang dapat menghangatkan dan menjaga
temperatur tubuh, jika tidak ada rumah, tenda atau gua. Api dapat
dimasukkan kedalam prioritas kedua
3. Istirahat, sepele namun
dibutuhkan, dengan istirahat jaringan tubuh akan terbebas dari CO2, asam
dan pemborosan lain. Istirahat yang dimaksud adalah istirahat fisik dan
juga mental sebab stress dapat mengurangi kemampuan untuk
bertahan.Dengan demikian istirahat dapat dimasukkan kedalam prioritas
ketiga.
4. Air. Kehilangan cairan dan kondisi air yang tidak
dapat diminum adalah persoalan didalam survival. Tubuh manusia kira-kira
terdiri dari 2/3 jaringan yang mengandung air dan merupakan bagian
sistem sirkulasi di dalam organ tubuh. Air dapat menjaga suhu tubuh,
memperlancar buang air dan mencerna makanan. Kondisi lingkungan yang
exstrem tanpa air dapat mengurangi kemampuan bertahan hidup hingga tiga
hari, sehingga air dapat dimasukkan kedalam prioritas keempat. Sangatlah
bijaksana apabila pemakaian air dapat dihemat.
5. Tubuh
manusia membutuhkan makanan tiga kali sehari. Tetapi sementara banyak
manusia di benua lain hanya dapat makan sekali sehari atau bahkan tidak
makan berhari-hari. Catatan menunjukkan bahwa tanpa makanan survivor
dapat bertahan selama 40 sampai 70 hari. Keharusan untuk mendapatkan
makanan adalah prioritas terakhir dalam survival. Penghematan energi
adalah salah satu cara untuk mengimbangi kekurangan makanan.
Sikap dalam Survival.
Sikap cepat tanggap dalam keadaan darurat sangat diperlukan. Setiap
orang harus dapat berbuat yang terbaik dalam memprioritaskan pandangan
terhadap lingkungan darurat. Hal ini tidak mudah karena sikap ini perlu
latar belakang pengetahuan dan keterampilan. Bila semua prioritas telah
diperoleh, tetapi masih kehilangan kemauan untuk hidup atau kemampuan
untuk menguasai mental yang disebabkan kondisi fisik, maka akhirnya akan
hilang sama sekali. Kondisi yang demikian sangat membahayakan dan
bahkan sesuatu yang menguntungkan pun akan dibuangnya. Juga yang perlu
diingat janganlah meremehkan sesuatu yang anda lihat. Sikap mental
positif sangat diperlukan untuk menganalisa semua yang bertentangan
dengan tubuh.
Apa saja yang berguna dalam mengha- dapi situasi survival dapat dilihat dalam dua persoalan :
1. Kesiapan mendiskusikan dengan jelas “apakah anda ingin hidup ?”,
ungkapan yang sederhana. Secara naluriah manusia mempunyai insting untuk
menjaga diri. Banyak kegiatan survival yang menunjukkan adanya jalan
keluar dari periode fisik ekstrem dan mental stress ke posisi tenang.
Sadar atau tidak orang mempunyai kekuatan untuk dirinya sendiri terhadap
kematian. Oleh karena itu setiap orang juga mempunyai kekuatan untuk
dirinya sendiri terhadap kehidupan.
2. Kemampuan untuk
memecahkan persoalan, hal ini didapat jika kita mampu mempertahankan
kondisi tubuh. sebagai contoh : tubuh manusia bekerja optimum dengan
temperatur 37 derajat C. Mengabaikan temperatur lingkungan akan
menyebabkan penyempitan susunan fungsi inti didalam tubuh yang
efektivitasnya tinggi yang pada akhirnya akan mengganggu peredaran
darah, menurunkan aktivitas sel, dan akhirnya otak cepat kehilangan
hubungan dengan realitas, akhirnya bertindak irrasional berbarengan
dengan turunnya koordinasi yang akhirnya berakibat fatal. Pengetahuan
dan pengalaman tidak ada artinya kalau tubuh hanya bekerja dengan
separuh kemampuannya, penghematan sumberdaya seperti energi, panas dan
air adalah penting.
Mengapa ada Survival?
Timbulnya
kebutuhan survival karena adanya usaha manusia untuk keluar dari
kesulitan yang dihadapi. Kesulitan-kesulitan tsb antara lain :
- Keadaan alam (cuaca dan medan)
- Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan)
- Keadaan diri sendiri (mental, fisik, dan kesehatan)
- Banyaknya kesulitan-kesulitan tsb biasanya timbul akibat
kesalahan-kesalahan kita sendiri. Dalam keadan tersebut ada beberapa
faktor yang menetukan seorang Survivor mampu bertahan atau tidak, antara
lain : mental, kurang lebih 80% kesiapan kita dalam survival terletak
dari kesiapan mental kita.
Timbulnya kebutuhan survival karena
adanya usaha manusia untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi.
Kesulitan-kesulitan tsb antara lain :
- Keadaan alam (cuaca dan medan)
- Keadaan mahluk hidup disekitar kita (binatang dan tumbuhan)
- Keadaan diri sendiri (mental, fisik, dan kesehatan)
Banyaknya kesulitan-kesulitan tsb biasanya timbul akibat kesalahan-kesalahan kita sendiri.
Definisi Survival.
Arti survival sendiri terdapat berbagai macam versi, yang akan kita bahas di sini hanyalah menurut versi pencinta alam ;
Sadarkan diri dalam keadaan gawat darurat
Usahakan untuk tetap tenang dan tabah
Rasa takut dan putus asa harus hilangkan
Vitalitas mesti ditingkatkan
Ingin tetap hidup dan selamat itu tujuannya
Variasi alam bisa dimanfaatkan
Asal mengerti, berlatih dan tahu caranya
Lancar dan selamat
Jika anda tersesat atau mengalami musibah, ingat-ingatlah arti survival
tersebut, agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. Dan yang
perlu ditekankan jika anda tersesat yaitu istilah “STOP” yang artinya :
Stop & seating / berhenti dan duduklah
Thingking / berpikirlah
Observe / amati keadaan sekitar
Planning / buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan
Kebutuhan survival
Yang harus dipunyai oleh seorang survivor adalah :
1. Sikap mental ; Semangat untuk tetap hidup, Kepercayaan diri, Akal
sehat, Disiplin dan rencana matang serta Kemampuan belajar dari
pengalaman]
2. Pengetahuan ; Cara membuat bivak, Cara
memperoleh air, Cara mendapatkan makanan, Cara membuat api, Pengetahuan
orientasi medan, Cara mengatasi gangguan binatang, Cara mencari
pertolongan
3. Pengalaman dan latihan ; Latihan mengidentifikasikan tanaman, Latihan membuat trap, dll
4. Peralatan ; Kotak survival, Pisau jungle , dll
Langkah yang harus ditempuh bila anda/kelompok anda tersesat :
1. Mengkoordinasi anggota
2. Melakukan pertolongan pertama
3. Melihat kemampuan anggota
4. Mengadakan orientasi medan
5. Mengadakan penjatahan makanan
6. Membuat rencana dan pembagian tugas
7. Berusaha menyambung komunikasi dengan dunia kuar
8. Membuat jejak dan perhatian
9. Mendapatkan pertolongan
Bahaya-bahaya dalam Survival.
Banyak sekali bahaya dalam survival yang akan kita hadapi, antara lain :
Ketegangan dan panik
Cara Pencegahan : Sering berlatih, Berpikir positif dan optimis dan Persiapan fisik dan mental
Matahari / panas
- Kelelahan panas
- Kejang panas
- Sengatan panas
- Keadaan yang menambah parahnya keadaan panas : Penyakit akut /
kronis, Baru sembuh dari penyakit Demam, Baru memperoleh vaksinasi,
Kurang tidur, Kelelahan, Terlalu gemuk, Penyakit kulit yang merata,
Pernah mengalami sengatan udara panas, Minum alkohol, Dehidrasi.
Pencegahan keadaan panas :
-Aklimitasi.
- Persedian air.
- Mengurangi aktivitas.
- Garam dapur.
- Pakaian : Longgar, Lengan panjang, Celana pendek, Kaos oblong.
Serangan penyakit.
Penyakit yang biasa diderita pegiat alam bebas adalah grin emotikon emam, Disentri, Typus, Malaria.
Kemerosotan mental.
Gejala : Lemah, lesu, kurang dapat berpikir dengan baik, histeris
Penyebab : Kejiwaan dan fisik lemah atau keadaan lingkungan mencekam.
Pencegahan : Usahakan tenang dan tentu saja banyak berlatih.
Bahaya binatang beracun dan berbisa.
Keracunan.
- Gejala ; Pusing dan muntah, nyeri dan kejang perut, kadang-kadang mencret, kejang kejang seluruh badan, bisa pingsan.
- Penyebab : Makanan dan minuman beracun
- Pencegahan : Air garam di minum, Minum air sabun mandi panas, Minum teh pekat atau di tohok anak tekaknya
Keletihan amat sangat.
Pencegahan : Makan makanan berkalori dan Membatasi kegiatan
Bahaya lainnya dalam survival adalah : Kelaparan, Lecet, Kedinginan
[untuk penurunan suhu tubuh 30° C bisa menyebabkan kematian]
Membuat Bivouck (Shelter)
Membuat bivouck atau shelter perlindungan dalam keadaaan darurat
sebenarnya bertujuan untuk untuk melindungi diri dari angin, panas,
hujan, dingin dan gangguan binatang.
Macam –macam bivouac :
1. Shelter asli alam ; Gua [yang bukan tempat persembunyian binatang,
tidak ada gas beracun dan tidak mudah longsor]. Ingat ! didalam gua
jangan berteriak karena dapat meruntuhkan dinding gua.
2. Shelter
buatan dari alam ; daun-daunan yang lebar, ranting kayu, atau separuhnya
alam dan separuhnya butan [misalnya ponco di kombinasi dengan ceruk
batu atau pohon tumbang atau ranting kayu]
Syarat bivouac :
- Hindari daerah aliran air [bila terpaksa, maka gunakan bivouck panggung]
- Di atas bivouac / shelter tidak ada dahan pohon mati/rapuh
- Bukan sarang nyamuk/serangga
- Bahan kuat
- Jangan terlalu merusak alam sekitar
- Terlindung langsung dari angin
Mengatasi Gangguan Binatang:
Nyamuk ; Obat nyamuk, autan, dll , Bunga kluwih dibakar, Gombal / kain
butut [dalam keadaan memaksa, penulis pernah memotong lengan baju kaos
sebagai pengganti gombal] dan minyak tanah dibakar kemudian dimatikan
sehingga asapnya bisa mengusir nyamuk , Gosokkan sedikit garam pada
bekas gigitan nyamuk
Laron ; Mengusir laron yang terlalu banyak dengan cabe yang digantungkan
Disengat Lebah ; Oleskan air bawang merah pada luka bekas sengatan
berkali-kali, Tempelkan tanah basah/liat di atas luka sengatan, Jangan
dipijit-pijit, Tempelkan pecahan genting panas di atas luka, Olesi
dengan petsin untuk mencegah pembengkakan
Gigitan Lintah ;
Teteskan air tembakau pada lintahnya, Taburkan garam di atas lintahnya,
Teteskan sari jeruk mentah pada lintahnya, Taburkan abu rokok di atas
lintahnya, Membuang [mengais] lintah upayakan dengan patahan kayu hidup
yang ada kambiumnya.
Semut Gatal ; Gosokkan obat gosok pada
luka gigitan, Letakkan cabe merah pada jalan semut, Letakkan sobekan
daun sirih pada jalan semut
Kalajengking dan lipan; Pijatlah
daerah sekitar luka sampai racun keluar, Ikatlah tubuh di sebelah
pangkal yang digigit, Tempelkan asam yang dilumatkan di atas luka,
Taburkan serbuk lada dan minyak goreng pada luka, Taburkan garam di
sekeliling bivouck untuk pencegahan
Ular dll ; Untuk mencegah
dan mengobati secara darurat gigitan dan sengatan binatang berbisa
mematikan harus mempelajari Emergency Medical Care [EMC]
MAKANAN.
Dalam kondisi hidup dialam bebas ada berbagai makanan yang dapat di
konsumsi, tetapi harus memperhatikan beberapa syarat dan patokan berikut
:
- Makanan yang di makan kera juga bisa di makan manusia
- Hati-hatilah pada tanaman dan buah yang berwarna mencolok
- Hindari makanan yang mengeluarakan getah putih, seperti sabun kecuali sawo dan pepaya.
- Tanaman yang akan dimakan di coba dulu dioleskan pada tangan,
lengan, bibir dan atau lidah, tunggu sesaat. Apabila terasa aman bisa
dimakan.
- Hindari makanan yang terlalu pahit atau asam
Catatan ;
Hubungan air dan makanan; Untuk makanan yang mengandung karbohidrat
memerlukan air yang sedikit, Makanan ringan yang dikemas akan
mempercepat kehausan, Makanan yang mengandung protein butuh air yang
banyak.
Tumbuhan yang dapat dimakan dapat diketahui dari
ciri-ciri fisik, misalnya : Permukaan daun atau batang yang tidak
berbulu atau berduri, tidak mengeluarkan getah yang sangat lekat, tidak
menimbulkan rasa gatal, hal ini dapat dicoba dengan mengoleskan daunnya
pada kulit atau bibir dan tidak menimbulkan rasa pahit yang sangat
[dapat dicoba di ujung lidah]
Bagian-bagian tumbuhan yang dapat dimakan berupa batangnya :
- Batang pohon pisang (putihnya)
- Bambu yang masih muda (rebung)
- Pakis dalamnya berwarna putih.
- Sagu dalamnya berwarna putih.
- Tebu.
Bagian-bagian tumbuhan yang dapat dimakan berupa daunnya :
- Selada air
- Rasamala (yang masih muda)
- Daun mlinjo
- Singkong
Bagian-bagian tumbuhan yang dapat dimakan berupa akar dan umbinya :
- Ubi jalar, talas, singkong
Bagian-bagian tumbuhan yang dapat dimakan berupa Buahnya :
Arbei, asam jawa, juwet
Tumbuhan yang dapat dimakan seluruhnya :
- Jamur merang, jamur kayu. Tetapi ada beberapa jenis jamur mempunyai beracun yang ciri-cirinya adalah :
- Mempunyai warna mencolok
- Baunya tidak sedap
- Bila dimasukkan ke dalam nasi, nasinya menjadi kuning
- Sendok menjadi hitam bila dimasukkan ke dalam masakan
- Bila diraba mudah hancur
- Punya cawan/bentuk mangkok pada bagian pokok batangnya
- Tumbuh dari kotoran hewan
- Mengeluarkan getah putih
Selain tumbuhan, berbagai hewan yang ditemukan di alam dapat dimakan
juga, misalnya Belalang, Jangkrik, Tempayak putih (gendon), Cacing,
burung, Laron, Lebah, larva, Siput/bekicot, Kadal [bagia belakang dan
ekor], Katak hijau, Ular [1/3 bagian tubuh tengahnya], Binatang besar
lainnya.
Ada beberapa ciri binatang yang tidak dapat dimakan, yaitu :
- Binatang yang mengandung bisa : lipan dan kalajengking
- Binatang yang mengandung racun : penyu laut
- Binatang yang mengandung bau yang khas : sigung / senggung
Api.
Bila mempunyai bahan untuk membuat api, yang perlu diperhatikan adalah
jangan membuat api terlalu besar tetapi buatlah api yang kecil beberapa
buah, hal ini lebih baik dan panas yang dihasilkan merata.
Cara membuat api dalam keadaan darurat :
- Dengan lensa / Kaca pembesar ; fokuskan sinar pada satu titik dimana diletakkan bahan yang mudah terbakar.
- Gesekan kayu dengan kayu ; Cara ini adalah cara yang paling susah,
caranya dengan menggesek-gesekkan dua buah batang kayu sehingga panas
dan kemudian dekatkan bahan penyala, sehingga terbakar.
- Busur
dan gurdi ; Buatlah busur yang kuat dengan mempergunakan tali sepatu
atau parasut, gurdikan kayu keras pada kayu lain sehingga terlihat asap
dan sediakan bahan penyala agar mudah tebakar. Bahan penyala yang baik
adalah kawul / sabut terdapat pada dasar kelapa, atau daun aren
Survival kits.
Survical kits adalah perlengkapan untuk survival yang harus dibawa
dalam perjalanan sebagai alat berjaga-jaga bila terjadi keadaan darurat
atau juga dapat digunakan selama perjalanan.
Beberapa contoh survival kits adalah :
- Mata pancing /kait
- Pisau / sangkur / vitrorinoc
- Tali kecil
- Senter
- Cermin suryakanta, cermin kecil
- Peluit
- Korek api yang disimpan dalam tempat kedap air [tube roll film]
- Tablet garam, norit
- Obat-obatan pribadi
- Jarum + benang + peniti
- Ponco / jas hujan / rain coat
- Dan lain-lain.
Saat kau berjalan lalui badai, tegakkan kepalamu ... Dan jangan takut pada gelap !!! karena di akhir badai akan ada langit keemasan. Teruslah berjalan lalui angin dan hujan, meski mimpi-mimpimu terombang-ambing. Teruslah berjalan dengan asa di hatimu ... Dan kau takkan pernah berjalan sendirian. Salam Lestari You'll Never Walk Alone
Senin, 12 Oktober 2015
Kamis, 24 September 2015
HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT NAIK GUNUNG
Ketinggian tidak bisa dianggap main-main oleh pendaki. Banyak yang cedera, tewas, atau lenyap begitu saja.
Tak jarang pula pendaki yang mengalami penampakan dan kesurupan. Jangankan gunung yang terpencil, kota pun ada yang punya hobi menyambut
pengunjungnya dengan masalah, seperti Cuzco, Peru (3.000 mdpl), La Paz, Bolivia (3,444 mdpl), dan Lhasa, Tibet (3,749 mdpl).
Olah-raga panjat gunung tidak cukup bermodal ketangguhan fisik melakukan aktivitas (exertion).
Lebih dari itu, daya adaptasi terhadap ketinggian (altitude adaptability) juga dituntut. Tuntutan kedua itulah sebenarnya yang berakibat berat bila tak dipenuhi.
Pendaki bisa mengidap mountain sickness (mabuk gunung) yang sebenarnya menjadi pangkal musabab dari hal-hal 'gaib' itu.
Mabuk Gunung
Misalnya Anda berada di Kandang Badak (camp site Gede-Pangrango jalur Cibodas) atau Pasar Bubrah (camp site lereng Utara Gn. Merapi) yang elevasinya sekitar 2.500mdpl,
Anda sudah bisa melihat gejala pembuntingan beberapa barang yang Anda bawa. Bungkus snack menjadi gendut menggelembung kayak balon.
Botol minuman yang dari bawah dalam keadaan tertutup rapat, bila dibuka pada ketinggian itu tutupnya meletup. Kok bisa?
Hal itu terjadi karena perbedaan tekanan udara. Di pantai (0 mdpl), tekanan udara adalah 760 mmHG dengan konsentrasi oksigen 21%,
sedangkan pada ketinggian 2.500 mdpl, tekanan udara hanya 570 mmHG. Dengan demikian, meskipun konsentrasi oksigen sama,
kerapatan molekulnya berkurang 25%. Faktor inilah yang telah membuntingkan barang barang di atas.
Pada kondisi tersebut, apa yang terjadi pada tubuh kita? Hati-hati, ternyata, diam-diam pembuluh darah kita pun ikut bunting.
Dan penggembungan pembuluh darah itu menyebabkan terjadinya kebocoran cairan.
Inilah biang kerok mabuk gunung. Kemungkinan Terjangkit (Susceptibility)
Kemungkinan terjangkit mabuk gunung antara satu orang dengan yang lain tidak sama.
Beberapa pendaki sangat rentan, sementara yang lain berdaya tahan mirip badak.
Sayangnya, sampai saat ini, belum ada metode klinis yang bisa mengidentifikasi dan memilah manusia yang rentan dan yang tahan terhadap ketinggian.
Mabuk gunung tidak berhubungan dengan jenis kelamin, umur, dan kondisi fisik. (Rick Curtis, Outdoor Action Guide to High Altitude: Acclimatization and Illnesses).
Jadi, jangan pongah dulu kalau badan Anda gempal atau kaki Anda kayak tales Bogor. Anda belum tentu mempunyai altitude adaptabilit yang sip.
Oleh karenanya, semua pendaki wajib mengenali diri masing-masing dalam hal ini. Tidak ada rumus lain!
Jenis Mabuk Gunung
Ada tiga jenis mabuk gunung, yaitu AMS, HAPE, dan HACE.
AMS (Acute Mountain Sickness) adalah bentuk awal dari mabuk gunung.
Pendaki yang rentan sudah mulai mengalami gejala ringan AMS pada ketinggian 1,200mdpl.
Itulah sebabnya, ketika berada di pos pendakian (belum mendaki), beberapa orang sudah kelihatan tidak sehat.
AMS bisa diidentifikasi dari gejala-gejala: * Pusing atau pening * Mual sampai muntah-muntah * Napas tersengal-sengal pada saat melakukan aktivitas fisik
* Kelelahan (fatigue) * Hilang napsu makan * Sulit tidur * Menyendiri, malas bergaul dan berkomunikasi (social withdrawal)
Apabila mendapatkan perhatian dan perlakuan sebagaimana mestinya, AMS umumnya tidak berakibat fatal.
Sebaliknya, bila kondisi ini tidak dipahami dan diabaikan, masalah lebih serius mengancam.
Sayangnya, pemanjat gunung sering cuek-bebek terhadap gejala-gejala itu. Kebanyakan menganggap gejala- gejala AMS semata-mata hanya karena terlalu capai, stamina loyo,
kurang tidur, atau bahkan masuk angin. Dari pendapat ini, umumnya penderita AMS hanya merasa perlu beristirahat sebentar, kemudian naik lagi.
Meskipun beristirahat ada benarnya, perlakuan semacam itu keliru.
Mabuk gunung bukanlah persoalan capai, bukan pula persoalan kondisi fisik (lihat Susceptibility).
HACE (High Altitude Cerebral Edema) merupakan perkembangan lanjut dari AMS. Pada tahap ini, banjir cairan sudah tak terkendali seperti lumpur Lapindo. Luapannya sampai ke otak sehingga bengkak.
HACE memang sangat jarang terjadi pada ketinggian di bawah 2,700 mdpl.
Kasus HACE sering mengancam pada skala elevasi Very High (3.600-5.500 mdpl) dan lebih sering pada Extremely High (>5.500 mdpl).
Tetapi pendaki yang sudah mengalami AMS, bila terus menambah ketinggian pada waktu yang cepat, di ketinggian berapa pun, tetap mudah terkena HACE.
Rasa letih yang jauh lebih parah, biasanya dialami penderita HACE.
Selain gejala-gejala AMS, gejala lain yang mungkin kelihatan pada penderita HACE adalah:
* Kehilangan koordinasi gerakan, sempoyongan bila berjalan* Kebingungan, irasional * Mengalami halusinasi * Meracau
* Lunglai, dan pada keadaan yang paling parah mengalami koma.
Lebih dari lima puluh persen penderita HACE yang sampai mengalami koma, akhirnya tewas.
Sementara yang berhasil bertahan, kebanyakan mengalami cedera otak permanen yang menyebabkan ketidaknormalan kondisi mental atau kekacauan koordinasi motorik.
Kalau mendapatkan penanganan yang pas, jangan takut, asal belum sampai mengalami koma, penderita bisa pulih total.
HAPE (High Altitude Pulmonary Edema) adalah bentuk lain dari perkembangan AMS.
Pada kasus ini, banjir kiriman mencapai paru-paru sehingga penderitanya mengalami kesulitan pernapasan.
Akibatnya, efektifitas penyerapan oksigen menurun drastis. HAPE bisa terjadi sendiri, maupun serentak dengan HACE.
Dalam hal pemburukan kondisi ke arah fatalitas, jangan main-main, HAPE lebih cepat!
Gejala penderita HAPE adalah: * Napas tetap tersengal-sengal meskipun beristirahat * Batuk berat disertai keluarnya busa putih
* Dada terasa sangat berat dan sesak * Lunglai, lemas Gejala-gejala seperti irasionalitas, kebingungan, dan gejala-gejala lain yang tampak pada HACE bisa juga muncul sebagai akibat dari kurangnya pasokan oksigen ke otak.
Penampakan? Ya jelas ada penampakan, wong otak becek kebanjiran!
Kesurupan? Ya jelas kesurupan, meracau, ngomyang, wong otak bengkak!
Tak jarang pula pendaki yang mengalami penampakan dan kesurupan. Jangankan gunung yang terpencil, kota pun ada yang punya hobi menyambut
pengunjungnya dengan masalah, seperti Cuzco, Peru (3.000 mdpl), La Paz, Bolivia (3,444 mdpl), dan Lhasa, Tibet (3,749 mdpl).
Olah-raga panjat gunung tidak cukup bermodal ketangguhan fisik melakukan aktivitas (exertion).
Lebih dari itu, daya adaptasi terhadap ketinggian (altitude adaptability) juga dituntut. Tuntutan kedua itulah sebenarnya yang berakibat berat bila tak dipenuhi.
Pendaki bisa mengidap mountain sickness (mabuk gunung) yang sebenarnya menjadi pangkal musabab dari hal-hal 'gaib' itu.
Mabuk Gunung
Misalnya Anda berada di Kandang Badak (camp site Gede-Pangrango jalur Cibodas) atau Pasar Bubrah (camp site lereng Utara Gn. Merapi) yang elevasinya sekitar 2.500mdpl,
Anda sudah bisa melihat gejala pembuntingan beberapa barang yang Anda bawa. Bungkus snack menjadi gendut menggelembung kayak balon.
Botol minuman yang dari bawah dalam keadaan tertutup rapat, bila dibuka pada ketinggian itu tutupnya meletup. Kok bisa?
Hal itu terjadi karena perbedaan tekanan udara. Di pantai (0 mdpl), tekanan udara adalah 760 mmHG dengan konsentrasi oksigen 21%,
sedangkan pada ketinggian 2.500 mdpl, tekanan udara hanya 570 mmHG. Dengan demikian, meskipun konsentrasi oksigen sama,
kerapatan molekulnya berkurang 25%. Faktor inilah yang telah membuntingkan barang barang di atas.
Pada kondisi tersebut, apa yang terjadi pada tubuh kita? Hati-hati, ternyata, diam-diam pembuluh darah kita pun ikut bunting.
Dan penggembungan pembuluh darah itu menyebabkan terjadinya kebocoran cairan.
Inilah biang kerok mabuk gunung. Kemungkinan Terjangkit (Susceptibility)
Kemungkinan terjangkit mabuk gunung antara satu orang dengan yang lain tidak sama.
Beberapa pendaki sangat rentan, sementara yang lain berdaya tahan mirip badak.
Sayangnya, sampai saat ini, belum ada metode klinis yang bisa mengidentifikasi dan memilah manusia yang rentan dan yang tahan terhadap ketinggian.
Mabuk gunung tidak berhubungan dengan jenis kelamin, umur, dan kondisi fisik. (Rick Curtis, Outdoor Action Guide to High Altitude: Acclimatization and Illnesses).
Jadi, jangan pongah dulu kalau badan Anda gempal atau kaki Anda kayak tales Bogor. Anda belum tentu mempunyai altitude adaptabilit yang sip.
Oleh karenanya, semua pendaki wajib mengenali diri masing-masing dalam hal ini. Tidak ada rumus lain!
Jenis Mabuk Gunung
Ada tiga jenis mabuk gunung, yaitu AMS, HAPE, dan HACE.
AMS (Acute Mountain Sickness) adalah bentuk awal dari mabuk gunung.
Pendaki yang rentan sudah mulai mengalami gejala ringan AMS pada ketinggian 1,200mdpl.
Itulah sebabnya, ketika berada di pos pendakian (belum mendaki), beberapa orang sudah kelihatan tidak sehat.
AMS bisa diidentifikasi dari gejala-gejala: * Pusing atau pening * Mual sampai muntah-muntah * Napas tersengal-sengal pada saat melakukan aktivitas fisik
* Kelelahan (fatigue) * Hilang napsu makan * Sulit tidur * Menyendiri, malas bergaul dan berkomunikasi (social withdrawal)
Apabila mendapatkan perhatian dan perlakuan sebagaimana mestinya, AMS umumnya tidak berakibat fatal.
Sebaliknya, bila kondisi ini tidak dipahami dan diabaikan, masalah lebih serius mengancam.
Sayangnya, pemanjat gunung sering cuek-bebek terhadap gejala-gejala itu. Kebanyakan menganggap gejala- gejala AMS semata-mata hanya karena terlalu capai, stamina loyo,
kurang tidur, atau bahkan masuk angin. Dari pendapat ini, umumnya penderita AMS hanya merasa perlu beristirahat sebentar, kemudian naik lagi.
Meskipun beristirahat ada benarnya, perlakuan semacam itu keliru.
Mabuk gunung bukanlah persoalan capai, bukan pula persoalan kondisi fisik (lihat Susceptibility).
HACE (High Altitude Cerebral Edema) merupakan perkembangan lanjut dari AMS. Pada tahap ini, banjir cairan sudah tak terkendali seperti lumpur Lapindo. Luapannya sampai ke otak sehingga bengkak.
HACE memang sangat jarang terjadi pada ketinggian di bawah 2,700 mdpl.
Kasus HACE sering mengancam pada skala elevasi Very High (3.600-5.500 mdpl) dan lebih sering pada Extremely High (>5.500 mdpl).
Tetapi pendaki yang sudah mengalami AMS, bila terus menambah ketinggian pada waktu yang cepat, di ketinggian berapa pun, tetap mudah terkena HACE.
Rasa letih yang jauh lebih parah, biasanya dialami penderita HACE.
Selain gejala-gejala AMS, gejala lain yang mungkin kelihatan pada penderita HACE adalah:
* Kehilangan koordinasi gerakan, sempoyongan bila berjalan* Kebingungan, irasional * Mengalami halusinasi * Meracau
* Lunglai, dan pada keadaan yang paling parah mengalami koma.
Lebih dari lima puluh persen penderita HACE yang sampai mengalami koma, akhirnya tewas.
Sementara yang berhasil bertahan, kebanyakan mengalami cedera otak permanen yang menyebabkan ketidaknormalan kondisi mental atau kekacauan koordinasi motorik.
Kalau mendapatkan penanganan yang pas, jangan takut, asal belum sampai mengalami koma, penderita bisa pulih total.
HAPE (High Altitude Pulmonary Edema) adalah bentuk lain dari perkembangan AMS.
Pada kasus ini, banjir kiriman mencapai paru-paru sehingga penderitanya mengalami kesulitan pernapasan.
Akibatnya, efektifitas penyerapan oksigen menurun drastis. HAPE bisa terjadi sendiri, maupun serentak dengan HACE.
Dalam hal pemburukan kondisi ke arah fatalitas, jangan main-main, HAPE lebih cepat!
Gejala penderita HAPE adalah: * Napas tetap tersengal-sengal meskipun beristirahat * Batuk berat disertai keluarnya busa putih
* Dada terasa sangat berat dan sesak * Lunglai, lemas Gejala-gejala seperti irasionalitas, kebingungan, dan gejala-gejala lain yang tampak pada HACE bisa juga muncul sebagai akibat dari kurangnya pasokan oksigen ke otak.
Penampakan? Ya jelas ada penampakan, wong otak becek kebanjiran!
Kesurupan? Ya jelas kesurupan, meracau, ngomyang, wong otak bengkak!
Alasan Kenapa Kamu Harus Naik Gunung
Naik gunung adalah aktivitas yang bagi sebagian orang dianggap membuang-buang waktu dan kurang kerjaan. Memang wajar kalau ada yang berpendapat demikian karna faktanya naik gunung memang tidak menghasilkan apa-apa jika dilihat secara kasat mata. Sudah begitu, naik memang bikin capek dan membuat energi terkuras
Buat kamu yang masih punya pikiran demikian sebaiknya segera ubah persepsi tersebut. Meski kelihatannya naik gunung cuma membuat badan jadi lelah dan kaki pegal, ada banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang bisa kita dapat dari naik gunung. Berikut ini adalah beberapa alasan kenapa kamu harus naik minimal sekali seumur hidup
1. Naik gunung mengajarkan kita untuk fokus
2. Mendaki gunung mengajarkan tentang hidup yang fluktuatif
3. Naik gunung mengajarkan kita untuk teliti dan cermat
4. Mendaki gunung mengajarkan kita arti kesabaran
5. Mendaki gunung mengajarkan kita arti perjuangan
6. Mendaki gunung mengajarkan kita untuk lebih menghargai proses
Apapun yang menjadi tujuan hidup kita, semuanya membutuhkan proses yang tidak gampang. Bahkan untuk makan mie instant saja yang jelas-jelas sudah “instant” kita masih harus memasaknya. Untuk bisa menikmati pemandangan indah dari puncak gunung kita harus mau untuk berproses. Mengayunkan kaki langkah demi langkah untuk bisa sampai ke puncak. So, nothing instant in this world.
7. Mendaki gunung membuat kita lebih menghargai ciptaaan Tuhan
8. Mendaki Gunung Akan Menjadikanmu Pribadi Yang Ramah
9. Mendaki Gunung Mengajarkan Untuk Hidup Mandiri
10. Berhenti Menjadi Robot
dengan berlibur, atau lebih tepatnya naik gunung, kita akan dibuat lupa dengan yang namanya stres harian atau tuntutan kerja yang sudah seperti menempel di otak. Kita bahkan bisa bertemu dengan orang-orang baru yang punya pandangan berbeda-beda ketimbang teman duduk di bangku kantor yang itu-itu saja. So, refreshing sesekali dan naik gunung adalah jawaban yang tepat banget buat kamu yang benar-benar ingin ‘hidup’.
11. Mendaki Gunung Akan Membuat Kamu Lebih Mecintai Indonesia
12. Mengajarkan Arti Kekompakan Bekerjasama Dalam Satu Tujuan
![]() |
dan inilah poin penting dimana bisa menjadi pelajaran buat kamu dalam menjalani rutinitas sehari-hari, khusunya buat kamu yang gemar berbisnis yang mana akan membutukan kerja sama yang kompak dalam mengarungi satu tujuan. karena satu langkah kamu bersama-sama mendaki gunung, maka satu langkah itu pula kamu menciptakan kebersamaan.
Liverpool FC klub sepak bola kebanggaanku
Liverpool FC bagiku bukan sekedar klub bola tapi adalah suatu kebanggaan.ketika LFC menang, kalah, draw itu bisa merubah moodku,walaupun sudah lama tidak berprestasi tapi harapan untuk melihatnya kembali berjaya tidak pernah padam.
Semua berawal pada tahun 2003 entah itu takdir atau apa, dengan tidak sengaja saat itu aku di berikan oleh-oleh ayahku sebuah jersey LFC dengan nama michael owen. mulai saat itu aku selalu mengikuti perkembangan LFC, entah dari berita olah raga atau tabloid bola.
Bagi kebanyakan fans LFC tahun 2005 adalah awal dari kecintaan mereka kepada klub yang berasal dari kota pelabuhan di inggris itu, tapi berbeda dengan mereka awal kecintaanku yang sesungguhnya kepada LFC malah pada tahun 2010, disaat LFC sedang dalam keadaan sangat kacau.
mulai saat itu juga aku mengumpulkan berbagai poster, jersey dan berbagai asesoris LFC lainya. dan yang paling penting adalah aku bisa bergabung dengan BIGREDS yang menjadi keluarga baru bagiku. selain itu aku juga mengumpulkan berbagai video pertandingan LFC, salahsatunya final liga champions di istanbul pada tahun 2005. bahkan saat LFC kalah, video itu adalah obat yang ampuh untuk menghilangkan rasa kecewaku.
Mulai saat itu juga LFC adalah motivasi, semangat, inspirasi, gairah dan harapan ku. kalaupun dia tak memenangi trofi dalam satu musim, bagianku adalah tetap
mendukung dengan rasa cinta.
kalau ditanya apa yang bisa aku berikan kepada LFC, aku hanya punya semangat untuk mendukung dan hati untuk tetap mencintai. Itu tak lebih besar dari yang LFC berikan kepada ku. lewat LFC aku mendapatkan pembelajaran menjadi manusia yang terus bergairah untuk tetap optimis dan semangat dalam menggapai harapan, namun tetap berfikir logis dan sabar ketika kondisi tak berpihak dan harapan tak kunjung tercapai. LFC juga memberikan kesenangan tersendiri bagiku yang kudapat ketika ngechants bareng orang orang yang mempunyai kecintaan yang sama akan LFC. Selain itu LFC juga mempunyai banyak hal untuk dibanggakan, Malaikat juga tahu kalo LFC memiliki sejarah besar yang terukir lewat prestasi prestasi dan rekor rekor yang tak dimiliki oleh klub klub lain. Dan hal yang paling membanggakan adalah spirit kekeluargaan yang terkandung dalam "You'll Never Walk Alone". Kebanggaan tak tergantikan milik para Kopites yang susah untuk didapatkan oleh supporter "karbitan" pendukung tim tim instan.
Kunjungan LFC ke Indonesia tentu saja menjadi momen yang paling berkesan
bagi saya. Bagaimana tidak, kehadiran mereka sudah sangat dinanti.
Pergi menonton aksi mereka di GBK Juli 2012 silam merupakan salah satu
perjalanan paling menyenangkan, rasanya seperti sedang bepergian bersama
keluarga sendiri. Saya dan teman-teman menghabiskan waktu selama tiga
hari dua malam bersama. Suasana di GBK yang begitu meriah dengan
nyanyian YNWA serta chants yang bergemuruh, serta Mexican wave yang
terus-terusan. Saya sampai lupa berapa kali putaran saking hebohnya.
Tidak lupa berbagai macam atraksi seperti mosaik dan juga giant banner.
Yang membuat saya tidak akan pernah melupakan momen itu adalah karena
saya juga ikut berpartisipasi di dalamnya. Saya juga masih ingat
bagaimana GBK diguyur hujan menjelang pertandingan tetapi semangat kami
tidak ikut luntur. Walau saya nggak kenal, tapi salut untuk mereka!
pemain favorit ? tidak ada. saya mendukung tim ini secara utuh dan siapapun yang ada di dalamnya entah itu pemain, pelatih atau staff lainya tak jadi masalah. selama mereka masih bagian dari LFC mereka semua adalah harapan bagiku, harapan untuk membawa LFC ke tempat yang semestinya.
LFC buat saya udah kayak segalanya dan udah jadi bagian dari diri saya. Saya gak pernah nangis untuk masalah cinta, tapi saya bisa nangis hanya karena lihat mereka gagal juara. Buat saya LFC itu punya arti sendiri untuk melihat hidup bagaimana kerja keras tim bisa mengubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, semangat pantang menyerah mereka, fans-fans setia selalu mendukung di situasi apapun- pantang pulang sebelum pertandingan selesai apapun hasilnya.
YNWA
![]() |
Bagi kebanyakan fans LFC tahun 2005 adalah awal dari kecintaan mereka kepada klub yang berasal dari kota pelabuhan di inggris itu, tapi berbeda dengan mereka awal kecintaanku yang sesungguhnya kepada LFC malah pada tahun 2010, disaat LFC sedang dalam keadaan sangat kacau.
mulai saat itu juga aku mengumpulkan berbagai poster, jersey dan berbagai asesoris LFC lainya. dan yang paling penting adalah aku bisa bergabung dengan BIGREDS yang menjadi keluarga baru bagiku. selain itu aku juga mengumpulkan berbagai video pertandingan LFC, salahsatunya final liga champions di istanbul pada tahun 2005. bahkan saat LFC kalah, video itu adalah obat yang ampuh untuk menghilangkan rasa kecewaku.
kalau ditanya apa yang bisa aku berikan kepada LFC, aku hanya punya semangat untuk mendukung dan hati untuk tetap mencintai. Itu tak lebih besar dari yang LFC berikan kepada ku. lewat LFC aku mendapatkan pembelajaran menjadi manusia yang terus bergairah untuk tetap optimis dan semangat dalam menggapai harapan, namun tetap berfikir logis dan sabar ketika kondisi tak berpihak dan harapan tak kunjung tercapai. LFC juga memberikan kesenangan tersendiri bagiku yang kudapat ketika ngechants bareng orang orang yang mempunyai kecintaan yang sama akan LFC. Selain itu LFC juga mempunyai banyak hal untuk dibanggakan, Malaikat juga tahu kalo LFC memiliki sejarah besar yang terukir lewat prestasi prestasi dan rekor rekor yang tak dimiliki oleh klub klub lain. Dan hal yang paling membanggakan adalah spirit kekeluargaan yang terkandung dalam "You'll Never Walk Alone". Kebanggaan tak tergantikan milik para Kopites yang susah untuk didapatkan oleh supporter "karbitan" pendukung tim tim instan.
![]() |
![]() |
pemain favorit ? tidak ada. saya mendukung tim ini secara utuh dan siapapun yang ada di dalamnya entah itu pemain, pelatih atau staff lainya tak jadi masalah. selama mereka masih bagian dari LFC mereka semua adalah harapan bagiku, harapan untuk membawa LFC ke tempat yang semestinya.
LFC buat saya udah kayak segalanya dan udah jadi bagian dari diri saya. Saya gak pernah nangis untuk masalah cinta, tapi saya bisa nangis hanya karena lihat mereka gagal juara. Buat saya LFC itu punya arti sendiri untuk melihat hidup bagaimana kerja keras tim bisa mengubah apa yang tidak mungkin menjadi mungkin, semangat pantang menyerah mereka, fans-fans setia selalu mendukung di situasi apapun- pantang pulang sebelum pertandingan selesai apapun hasilnya.
YNWA
Rabu, 23 September 2015
Sejarah Liverpool Fc
Everton memutuskan untuk pindah ke markas barunya, Goodison Park. Pemilik stadion Anfield yang bernama John Houlding merasa perlu untuk membentuk sebuah klub sepakbola untuk bermain di stadion Anfield yang kosong sepeninggal Everton. Awalnya klub baru tersebut ingin dinamai ‘Everton F.C. and Athletic Grounds, Ltd.’ namun nama tersebut ditolak oleh FA karena membuat kerancuan dengan nama tim Everton yang telah ada lebih dahulu. Jadilah klub baru tersebut bernama Liverpool FC.
Era Sebelum 1959
Di musim pertamanya, Liverpool langsung menjuarai Liga Lancashire dan karenanya langsung terpilih masuk menjadi anggota divisi 2 Football League musim 1893-1894. Di kompetisi divisi 2, Liverpool benar-benar tak terkalahkan dan keluar sebagai juara divisi 2 sehingga secara otomatis langsung promosi ke divisi satu (divisi utama). Liverpool baru menjadi juara divisi satu pada musim 1900-1901. Mereka kemudian menjadi juara liga lagi pada musim 1905-1906. Liverpool juga mencapai final pertama piala FA nya tahun 1914 tetapi kalah melawan Burnley 0-1 di final. Musim kompetisi tahun 1921-1922 dan 1922-1923 mereka menjadi juara secara berurutan. Kemudian datanglah masa vakum gelar selama 27 tahun sebelum mereka dapat menjadi juara liga lagi pada musim 1946-1947. Setelah itu Liverpool kembali tenggelam dan bahkan mengalami degradasi pada musim 1953-1954.
Era Bill Shankly
Pada bulan Desember 1959, Liverpool menunjuk bos Huddersfield Town, Bill Shankly, untuk menjadi manager menggantikan Phil Taylor. Shankly sendiri bukanlah seorang manager terkenal pada waktu itu dan sebagian fans dan media meragukan kemampuannya. Shankly justru memulai dengan merevolusi skuad Liverpool besar-besaran, tidak kurang dari 24 pemain dia lepas dan merekrut pemain-pemain baru pilihannya.
Lapangan latihan di Melwood pun tak luput dari perhatiannya dan dirombak menjadi tempat latihan sepakbola kelas satu. Ia juga mengenalkan sistem latihan permainan Five-a-Side atau sepakbola 5 pemain lawan 5 pemain. Idenya adalah membuat permainan menjadi lebih sederhana dan lebih hidup, passing dan bergerak.
Di musim ketiganya atau 1961-1962, Liverpool keluar sebagai juara divisi 2 dan promosi ke divisi utama. Dibawah Shankly Liverpool langsung keluar sebagai juara liga pada musim keduanya di liga utama, musim 1963-1964, atau 17 tahun setelah mereka merasakan gelar liganya yang terakhir. Kemudian setelah itu Liverpool mulai merajai liga, mereka merengkuh lagi gelar juara liga musim 1965-1966 dan piala FA pertama sepanjang sejarah mereka tahun 1965. Total gelar yang diraih Liverpool dibawah Bill Shankly selama tahun 1959-1974 adalah : 3 kali juara liga (1964, 1966, 1973), 2 kali juara piala FA (1965, 1974) dan 1 kali juara piala UEFA (1973). Itu belum termasuk runner-up liga 2 kali, runner-up piala FA 1 kali dan runner up piala Winners Eropa 1 kali. Shankly pensiun setelah Liverpool nya meraih juara piala FA tahun 1974.
Era Bob Paisley
Bob Paisley kemudian dipilih untuk menggantikan Shankly. Paisley, mantan pemain Liverpool and staf kepercayaan Shankly, pada awalnya tidak berminat untuk menjadi manager klub namun setelah dirayu oleh pihak manajemen ia pun akhirnya setuju menangani Liverpool sebagai manager mereka yang baru. Ia merekrut trio Skotlandia, Kenny Dalglish, Graeme Souness dan Alan Hansen, yang kesemuanya nantinya menjadi pemain legendaris Liverpool. Dan di tangan Paisley lah Liverpool menjadi sebuah klub yang sangat luar biasa dan bagai tak terkalahkan di masa itu. Selama 9 tahun kepemimpinannya dari tahun 1974 sampai 1983 Liverpool merengkuh 6 gelar liga (1976, 1977,1979, 1980, 1982, 1983), 3 gelar juara Eropa/Champions (1977, 1978, 1981), 3 gelar juara piala liga berurutan (1981, 1982, 1983), 1 juara piala UEFA dan 1 kali juara piala Super Eropa. Liverpool juga mencapai runner-up liga 2 kali, 1 kali runner up piala FA, 1 kali runner up piala Liga, 1 kali runner up piala Super dan 1 kali runner up piala dunia antar klub.
Era Joe Fagan
Joe FaganKemudian setelah Paisley pensiun tahun 1983, ia digantikan oleh asistennya, Joe Fagan. Pergantian manager Liverpool yang berkesinambungan perlu kita kagumi. Dari Shankly yang memberikan jabatannya kepada staf kesayangannya, Paisley, kemudian Paisley pun meneruskannya kepada staf kepercayaannya Joe Fagan. Fagan sendiri saat mulai menangani Liverpool sudah berumur 63 tahun. Di tahun pertamanya Fagan langsung membawa Liverpool kembali tancap gas dan menjadi klub Inggris pertama yang meraih 3 gelar dalam setahun; juara liga, juara piala liga dan juara Champions Eropa.
Era Kenny Dalglish
Tahun 1985 Fagan mundur dan kemudian digantikan oleh Kenny Dalglish sebagai manager-pemain Liverpool pertamanya. Sebagai pemain, Dalglish sampai sekarang diyakini oleh sebagian besar pendukung Liverpool sebagai pemain terbesarnya sepanjang sejarah. Di tangan Dalglish, Liverpool tetap tak berubah untuk selalu haus akan gelar. Selama kepemimpinan 6 tahun King Kenny, Liverpool meraih 3 gelar juara liga (1986, 1988, 1990) dan 2 gelar juara piala FA (1986, 1989). Runner up liga 3 kali dan runner up piala FA 1 kali. Dalglish yang juga bermain di final Champions ‘Tragedi Heysel 1985’, mundur setelah shock nya yang kedua, yaitu Bencana Hillsborough.
1991-2004
Dalglish yang mundur digantikan oleh Graeme Souness. Sebagai pemain, Souness memang merupakan salah satu pemain legenda Liverpool. Namun di tangan pria Skotlandia itu Liverpool kali ini benar-benar tenggelam. Satu satunya gelar yang ia raih sebagai manager adalah juara piala FA tahun 1992. Roy Evans, pelatih tua yang merupakan staf pelatih Liverpool saat itu menggantikannya pada tahun 1994. Prestasi Liverpool mulai membaik namun tidak mampu lebih dari ranking 3 Premiership. Gelar piala liga diraih Evans tahun 1995 dan runner up piala FA tahun 1996. Gerard Houllier, mantan pelatih tim Perancis, ditunjuk untuk bersanding dengan Evans pada tahun 1998. Namun kerja sama ini tidak bertahan lama karena Evans mundur dan Houllier menjadi manager tunggal Liverpool mulai saat itu. Prestasi terbesar Houllier adalah sewaktu Liverpool meraih Treble ( juara piala FA, juara piala liga, juara piala UEFA) pada tahun 2001. Liverpool mencapai runner up liga pada tahun 2002. Saat itu Houllier mulai dilanda penyakit jantung dan akhirnya dia mundur pada tahun 2004.
2005- Rafael Benitez
Rafael Benitez, pelatih Valencia yang sukses membawa klub Spanyol itu juara La liga 2 kali, ditunjuk oleh manajemen Liverpool untuk menangani klub. Di tahun pertamanya, Rafa hanya mampu membawa Liverpool mencapai peringkat ke-5 Premiership. Namun lain ceritanya untuk kompetisi Liga Champions Eropa dimana secara mengejutkan Liverpool bisa keluar sebagai juara Eropa setelah menang adu penalti melawan AC Milan di final. Final yang dramatis karena Liverpool justru tertinggal 0-3 di babak pertama namun bisa menyamakan kedudukan dan menang saat adu penalti digelar. Tahun 2006 Liverpool dibeli oleh dua orang Amerika bernama George Gillet dan Tom Hicks dengan harga yang mencapai 218,9 juta pounds. Benitez membawa Liverpool ke final Champions lagi tahun 2007 dan lagi-lagi melawan AC Milan, namun kali ini Liverpool kalah 1-2 di final.
Sekarang
Akhirnya Rafael Benitez berhaenti pada tanggal 3 Juni 2010 dan digantikan oleh Roy Hodgson. Pada masa kepemimpinan Rafael Benitez, Liverpool FC mengalami 2 kali peralihan kepemilikan klub. Yang pertama pada tahun 2007 ketika dibeli oleh George Gillett and Tom Hicks dan pada tahun 2010 ketika Liverpool FC di ambil alih New England Sports Ventures milik John W. Henry.
1 Juli 2010 Roy Hodgson resmi menangani Liverpool FC selama tiga tahun. Pada keterangan pers Roy Hodgson mengatakan sangat bangga bisa menangani klub sebesar Liverpool FC dan tidak sabar untuk bertemu dengan para pemain, Liverpudlian dan ingin segera bekerja di Melwood. Tetapi situasi di Liverpool FC pada saat itu masih sangat tidak menentu karena sedang dalam masa peralihan kepemilikan. Hiruk pikuk berita tentang kebangkrutan klub dan proses peralihan yang berkepanjangan sangat memengaruhi suasana di Liverpool FC pada saat itu. Liverpool FC pun akhirnya mengawali musim 2010/11 dengan sangat buruk. Sampai pertengahan bulan Oktober Liverpool FC berada di zona degradasi dan kalah dari klub divisi II Northampton Town. Selain itu Liverpool FC menghadapi ancaman pengurangan 9 poin dari FA bila tidak bisa menyelesaikan situasi internal. Akhirnya pada bulan Januari 2011 Liverpool FC dan Roy Hodgson sepakat untuk mengakhiri kerjasama dan posisi manajer selanjutnya dijabat oleh 'King' Kenny Dalglish untuk yang ke 2 kalinya sampai akhir musim.
Tepatnya 8 Januari 2011 'King' Kenny Dalglish resmi menjabat sebagai manajer Liverpool FC untuk yang ke 2 kalinya. Walaupun pada pertandingan perdana mengalami kekalahan di Piala FA, tetapi 'King' Kenny Dalglish berhasil mengembalikan performa pemain dan ciri khas 'pass and move' Liverpool FC. Buktinya 'King' Kenny Dalglish berhasil mengangkat Liverpool FC dari zona degradasi ke posisi 7 liga inggris. Keberanian dalam hal memasang pemain muda seperti : Martin Kelly, Jay Spearing dan Danny Wilson pun layak diacungi jempol.
Raihan inilah yang membuat banyak pihak mendesak agar 'King' Kenny Dalglish di kontrak secara permanen sebagai manajer Liverpool FC,tapi pada ahir musim 2012 Kenny tida di dukung lagi oleh pemilik LFC, dan ahirnya beliau mundur.
Dan sekarang kita sedang dalam era BR. semoga ini adalah masa kebangkitan bagi LFC... amiiiiiin..
SEJARAH DAN "SIHIR" YOU'LL NEVER WALK ALONE
You'll Never Walk Alone bisa diartikan " kamu tidak berjalan sendirian" namun sering dibulatkan artinya menjadi " Kamu Tidak Sendirian ". You'll Never Walk Alone pertama kali diperdengarkan di sebuah pentas drama musikal yang berjudul " Carousel " tahun 1945. YNWA saat itu menjadi show tune drama musikal yang dikomposeri oleh Richard Rodgers serta Oscar Hammerstein II di tahun 1945. Sebenarnya YNWA bukan satu-satunya lagu yang menjadi pengisi drama musikal Carousel tersebut. Ada 2 lagu lainnya juga termasuk. Pengarang asli lagu You'll Never Walk Alone adalah Rodgers and Hammerstein sekaligus komposer drama musical tersebut namun orang yang pertama memperkenalkan lagu tersebut di panggung broadway adalah Christine Johnson.
You'll Never Walk Alone adalah lagu pertama yang didengungkan di acara inagurasi pelantikan presiden USA, Barack Obama. Saat itu, Renee Fleeming yang membawakan lagu tersebut di hadapan jutaan warga AS yang hadir dalam hari inagurasi pelantikan Presiden Obama. Ada fakta menarik, sebuah buku yang berjudul " Celtic United " mengklaim bahwa fans Liverpool bukanlah yang pertama menyanyikan YNWA. Dalam buku tersebut ditulis bahwa yang menyanyikan lagu YNWA tersebut adalah fans Manutd saat mereka berduka atas tragedi Munich 1958. You'll Never Walk Alone mempunyai pesan yang sarat akan makna kebangkitan dari sebuah kegelapan. Dalam sejarahnya, You'll Never Walk Alone telah banyak direkam ulang atau dicover oleh banyak penyanyi di Inggris maupun luar inggris Sebut saja Frank Sinatra, Elvis Presley, Johnny Cash, Judy Garland hingga Alicia Keys dan Jordin Sparks. Bahkan di lagu Pink Floyd berjudul Fearless terdapat rekaman Kopites menyanyikan You'll Never Walk Alone
Di daratan inggris, YNWA lebih dikenal sebagai sebuat hits dari grup band asal Liverpool bernama Gerry and The Pacemaker. Perlu dicatat lagi, You'll Never Walk Alone yang dibawakan Gerry And The Peacemaker menempati chart no 1 selama 4 minggu dan hanya YNWA ala Garry and The Pacemaker lah yang mengalahkan "I Want To Hold Your Hand" karya The Beatles lah. Pertama kali lagu ini masuk ke dalam fondasi kuat Liverpool saat Garry Marsden mempersembahkan lagu tersebut ke Bill Shankly. Menurut Tommy Smith, Bill Shankly sangat jatuh hati pada lagu tersebut pertama kali saat didengarkan oleh Gerry. Gerry Marsden adalah pemimpin band Gerry And The Pacemaker yang notabene juga teman dekat Bill Shankly. Dan dari altar pertunjukkan fans Liverpool yg disebut " The Kop " lah pertama kali You'll Never Walk Alone didengungkan di Anfield. YNWA biasanya diperdengarkan fans Liverpool sesaat sebelum kick off dan 5 menit sebelum bubaran pertandingan. Tercatat beberapa klub-klub di belahan dunia ini yang menggunakan YNWA sebagai lagu wajib atau semboyan. Di daratan Jerman ada Borussia Dortmund, FC Kaiserslautern, VfL Osnabrück and FC St Pauli hingga di Jepang ada FC Tokyo Bahkan dari Indonesia pun datang dari tanah Papua. Persipura Jayapura pernah menggunakan YNWA sebagai bentuk semboyan mereka. Jangan salah. di stadion Persipura Jayapura ada namanya tribun Liverpool. Di sana khusus pundukung berbaju merah. Asli durasi lagu You'll Never Walk Alone adalah 26 menit dan 13 detik namun oleh Gerry and The Pacemakers dipotong menjadi 2 menit 40 detik.
Pada acara perpisahan Luis Suarez kemarin di Ajax, Fans Ajax menyanyikan lagu tersebut di hadapan Suarez yang hadir di acara tersebut. You'll Never Walk Alone juga senantiasa mengisi acara penghormatan bagi korban Tragedi Hillsborough tiap tahunnya dan tidak pernah absen. Pada 15 November 2009, seorang anak kecil naik turun ke lapangan stadium milik Hanover dan menyanyikan You'll never Walk Alone untuk menghormati dan mengenang Kiper Hanover, Robert Enke yang meninggal bunuh diri 2 hari sebelumnya dan membuat 45 ribu orang yang hadir kala itu menangis. You'll Never Walk Alone juga membuat hati gelandang elegan Xavi Hernandez terkesan sama superior suporter Liverpool.
Ribuan pendukung akan memegang syal mereka tinggi-tinggi saat menyanyikan lagu serta semboyan You'll Never Walk Alone. Hal inilah yang mampu menciptakan suasana yang mampu mengirimkan hawa merinding menusuk hingga tulang belakang tiap kali berada di Anfield Tradisi tersebut yang tidak akan hilang dimakan waktu. sejarah mencatat beberapa kejadian ajaib di Anfield dikarenakan semboyan tersebut. Maka tak hayal kalau Anfield termasuk stadion yg mempunyai desibel tertinggi di dunia dan hal itulah yang dijadikan " alasan " seorang Jose Mourinho yang menilai goalnya Luis Garcia dicetak oleh keriuhan di Anfield. Salah satu quote terbaik mengenai You'll Never Walk Alone ini datang dari Thierry Henry " Supporter Liverpool sangat mengesankan, satu-satunya perasaan dan moment yang aku ingin rasakan ketika bertandang ke Anfield adalah Ketika tersentak melihat para supporter berdiri dan mulai menyanyikan You'll Never Walk Alone. I love it " Thierry Henry. Satu hal yang membuat YNWA spesial, adalah fakta bahwa, anda tidak bisa menyanyikan secara lengkap lagu ini, tanpa menenteskan air mata Namun setelah anda dapat menyelesaikan lagu tersebut, ada sesuatu yang menyadarkan bahwa gak selamanya ada kegelapan, ada golden sky di depan. Seorang Joe Cole menjadikan You'll Never Walk Alone sebagai alasan dia bergabung ke Liverpool. dia berkata " Astmofer (YNWA sebelum pertandingan dimulai) yang tercipta di sini sungguh brillian, oleh karena itu, aku bergabung di klub ini " Joe Cole.
Semboyan You'll Never Walk Alone muncul di logo Liverpool pertama kali saat Liverpool merayakan hari jadinya yang ke 100 dan YNWA pula muncul di pintu gerbang utama stadion Anfield yang lebih dikenal dengan sebutan " Shankly Gate ". Tidak berasa hampir setengah abad (48 tahun) YNWA menjadi bagian dari Liverpool, menjadi saksi sejarah klub dan penyemangat di saat gelap. You'll Never Walk Alone, Himne dan cara setiap fans Liverpool menunjukkan kesetiaan, kefanatikan serta dukungan kepada para pemain di lapangan
Berikut ini lirik lagu " You'll Never Walk Alone " yang tiap kali Liverpool bertanding, pasti hadir di antara keriuhan para suporter baik kandang maupun tandang .:YOU'LL NEVER WALK ALONE:.
When you walk through a storm
Hold your head up high
And don't be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Though your dreams be tossed and blown
Walk on walk on with hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone
Walk on walk on with hope in your heart
And you'll never walk alone
You'll never walk alone.
Sabtu, 19 September 2015
PENDAKIAN GUNUNG SUMBING 3371 MDPL VIA GARUNG
Pendakian gunung sumbing 3371 MDPL via garung. Pendakian kali ini bisa dikatakan pendakian dadakan karena 2 hari setelah ada kata sepakat kami langsung melakukan pendakian. Semua berawal dari ajakan bang bara pria tangguh dari klaten orangnya baik dan tidak sombong yang ingin pemanasan dulu sebelum muncak ke semeru. sebenernya dia memberikan 2 pilihan, slamet yang kebetulan baru dibuka kembali atau sumbing. Pemanasan kok ya di slamet atau sumbing toh bang, mbok ya ke andong atau nglanggeran. hahaha
Untuk kebaikan kami berdua, aku mengajak bang herry pemuda dari magelang yang terkenal dengan bakat nyanyi yang diatas rata-rata. karena dia sudah hafal betul jalur sumbing via garung bahkan garung sudah seperti rumah kedua bagianya.
jam 11:30 kami sampai di basecamp sumbing. Setelah istirahat, sholat dzuhur dan makan siang kami mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk pendakian.
Jam 13:00 dengan di awali do`a kami akhirnya memulai perjalanan. Kami sepakat berangkat melewati jalur baru dan kembali melewati jalur lama.
Ternyata keputusan yang kami ambil tidak salah, baru sekitar 20 menit perjalanan kami sudah mendapatkan pemandangan yang luar biasa.
di tengah perjalanan kami beristirhat sebentar di jalur sungai, tapi sayang karena sedang musim kemarau jadi tidak ada aliran air yang ada hanya beberapa genangan air yang berwarna hijau pekat
beberapa saat kemudian kami sampai di pos 2 gatakan dengan ketinggian sekitar 2240 DPL. Pos ini sangat potensial untuk beristirahat karena terdapat sebuah gazebo yang lumayan baik sehinggga tanpa mendirikan tendapun terlindung dari panas dan hujan.
Tidak lama kemudian kami sampai di sebuah batu memorian salahsatu pendaki yang mungkin meninggal di tempat itu."semoga beristirahat dengan tenang kawan, do`a kami menyertaimu" ungkapku dalam hati.
tidak jauh dari tempat itu kami akhirnya mendapatkan pemandangan gunung sindoro dengan indahnya di selimuti lautan awan dan ditemani sang surya yang hampir tenggelam di sisis barat.
selesai menikmati pemandangan yang sangat indah kami melanjutkan perjalanan, jam 18:00 kami akhirnya sampai pestan (peken setan atau pasar setan) dengan ketinggian 2437 DPL.
karena saat itu angin sangat kencang, kami memutuskan untuk mendirikan tenda di tempat itu dan perjalanan dilanjutkan esok hari.
Setelah mendirikan tenda kami segera memasak air untuk menyeduh kopi dan selanjutnya memasak mie instan. Selesai makan malam kami sholat maghrib dan isya, tak lama kemudian kami tidur. walaupun angin diluar sangat kencang kami tetap berusaha menikmati waktu istirahat di malam itu.
jam 02:00 kami bangun, tetapi angin di luar masih sangat kencang. sambil menunggu angin mulai reda kami membuat sarapan.
jam 04:30 akhirnya angin mulai reda, setelah sholat subuh kami bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke puncak. akhirnya jam 05:00 kami memulai perjalanan.
dengan penuh perjuangan akhirnya jam 08:00 kami sampai puncak.
dikarenakan tadi malam kurang tidur karena angin yang sangat kencang, di puncak aku tidur lagi. hahaha
setelah 2 jam di puncak akhirnya kami turun. sesampainya di pestan kami menyeduh kopi dan beristirahat sebentar. akhirnya jam 13:30 kami melanjutkan perjalanan pulang melalai jalur lama.
akhirnya jam 15:00 kami sampai pos 1. disini kami beristirhat sebentar, tapi karena waktu semakin sore kami melanjutkan lagi perjalanan kami.
jam 16:30 alhamdulillah akhirnya kami sampai basecamp.
Terimakasih Tuhan atas indahnya hidup ini.
Terimakasih telah mempertemukan aku dengan sahabat-sahabat yang menjadi keluarga bagiku ...
dan terimakasih buat bang bara dan bang herry karena di dalam pendakian ini kita bisa saling menjaga satu sama lain, saling mendukung dan saling melindungi. semoga di trip selanjutnya kita semakin kompak.
Cerita ini di angkat dari pendakian kami di gunung sumbing via garung pada hari senin 14 september 2015, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Salam lestari.
Untuk kebaikan kami berdua, aku mengajak bang herry pemuda dari magelang yang terkenal dengan bakat nyanyi yang diatas rata-rata. karena dia sudah hafal betul jalur sumbing via garung bahkan garung sudah seperti rumah kedua bagianya.
![]() |
| salah satu spot terbaik di pendakian gunung sumbing |
| jajan dulu baru itu |
| ternyata kalau lewat jalur lama bisa naik ojek sampai pos 1, romantis kan ... |
![]() |
| bang bara, bang ryan dan bang herry |
Ternyata keputusan yang kami ambil tidak salah, baru sekitar 20 menit perjalanan kami sudah mendapatkan pemandangan yang luar biasa.
![]() |
| duo cidro |
![]() |
| titanic-titanican versi gunung |
![]() |
| rapper tingkat dewa |
![]() |
| joss dowuuu |
![]() |
| puncak masih jauh brooo |
![]() |
| semangat 45 |
| Penampakan Pos 2 Gatakan |
![]() |
| my sleep my adventure |
| lokasi batu memorian |
![]() |
| lautan awan berselimutkan rindu |
![]() |
| pemandanganya indah banget, sayang tidak ditemani orang yang di sayang ( bapak/simbok) |
![]() |
| suasana yang syahdu, tapi sayang DPR minta kenaikan tunjangan |
![]() |
| efek rumah kaca |
Setelah mendirikan tenda kami segera memasak air untuk menyeduh kopi dan selanjutnya memasak mie instan. Selesai makan malam kami sholat maghrib dan isya, tak lama kemudian kami tidur. walaupun angin diluar sangat kencang kami tetap berusaha menikmati waktu istirahat di malam itu.
jam 02:00 kami bangun, tetapi angin di luar masih sangat kencang. sambil menunggu angin mulai reda kami membuat sarapan.
jam 04:30 akhirnya angin mulai reda, setelah sholat subuh kami bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan ke puncak. akhirnya jam 05:00 kami memulai perjalanan.
![]() |
| perjuangan ke puncak |
![]() |
| walaupun fisik sudah drop tapi semangat yang menentukan hasil akhir. hahaha |
![]() |
| Liverbird upon My Chest |
![]() |
| kurang romantis gimana coba ... |
![]() | |
| sangat menawan (kawah sumbingnya loh bro) |
![]() | |
| gunung sindoro nan jauh di situ |
| aseli bendera indonesia bukan bendera monaco |
| aseli orang jawa tengah bukan orang jawa pinggir |
| my sleep my adventure jilid 2 |
akhirnya jam 15:00 kami sampai pos 1. disini kami beristirhat sebentar, tapi karena waktu semakin sore kami melanjutkan lagi perjalanan kami.
![]() |
| 3 pemuda lugu yang jauh dari rumah |
Terimakasih Tuhan atas indahnya hidup ini.
Terimakasih telah mempertemukan aku dengan sahabat-sahabat yang menjadi keluarga bagiku ...
dan terimakasih buat bang bara dan bang herry karena di dalam pendakian ini kita bisa saling menjaga satu sama lain, saling mendukung dan saling melindungi. semoga di trip selanjutnya kita semakin kompak.
Cerita ini di angkat dari pendakian kami di gunung sumbing via garung pada hari senin 14 september 2015, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat kejadian cerita, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Salam lestari.
Langganan:
Komentar (Atom)























